Obat yang Dilarang BPOM - Guyonan

29 Juli 2008

Beberapa waktu lalu saya mendapat email dari teman. Dari judulnya saya kira sih beneran ya (Judul : Obat yang Dilarang Beredar oleh Badan BPOM) Tapi setelah dilihat gambarnya, pasti anda akan tersenyum simpul. Lihat saja deh...








Macam-Macam Surat Cinta Menurut Bidang Ilmu

25 Juli 2008


SURAT CINTA ANAK IPA

Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet
yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa
maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat
aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan
hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak
terbatas

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh
tetapan
gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi
hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang
sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya

Inilah resultan momentum cinta kita...


SURAT CINTA ANAK IPS

Dengan hormat,
Hal : Penawaran Kesepakatan

Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa saya
telah jatuh cinta kepada Anda terhitung tanggal 17
April 2003.

Berdasarkan rapat keluarga kami tanggal 15 Mei lalu
pukul 19.00 WIB, saya berketetapan hati untuk
menawarkan diri sebagai kekasih Anda yang
prospektif.

Hubungan cinta kita akan menjalin masa percobaan
minimal 3 bulan sebelum memasuki tahap permanen.

Tentu saja, setelah masa percobaan usai, akan
diadakan
terlebih dahulu on the job training secara intensif
dan
berkelanjutan. Dan kemu dian , setiap tiga bulan
selanjutnya akan diadakan juga evaluasi performa
kerja
yang bisa menuju pada pemberian kenaikan status dari
kekasih menjadi pasangan hidup.

Biaya yang dikeluarkan untuk kerumah makan dan
shooping akan dibagi 2 sama rata antara kedua belah
pihak. Selanjutnya didasarkan pada performa dan
kinerja Anda, tidak tertutup kemungkinan bahwa saya
akan menanggung bagian yang lebih besar pengeluaran
total.

Akan tetapi, saya cukup bijaksana dan mampu menilai,
jumlah dan bentuk pengeluaran yang Anda keluarkan
nantinya.

Saya dengan segala kerendahan hati meminta Anda
untuk
menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari
terhitung tanggal penerimaan surat . Lewat dari
tanggal
tersebut, penawaran ini akan dibatalkan tanpa
pemberitahuan lebih lanjut, dan tentu saja saya akan
beralih dan mempertimbangkan kandidat lain.

Saya akan sangat berterimah kasih apabila Anda
berkenan untuk meneruskan surat ini kepada adik
perempuan, sepupu bahkan teman dekat anda, apabila
Anda menolak penawaran ini.

Demikian penawaran yang dapat saya ajukan dan
sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

Bakal calon pasanganmu


SURA CINTA MATEMATIKAWAN

Untuk ... tersayang

Tiga minggu yang lalu...
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak
lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran
dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks
berordo 5×5

Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali...
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1

Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi
milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang

Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak
memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu
naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o)
SURAT CINTA KIMIAWAN

Teruntuk Yang Tercinta
Susanna Tenikimia (Susahnya Teknik Kimia)

Sayang...... ......
Waktu kutulis surat ini, aku sedang menyelesaikan
run-ku yang keduapuluhdua.
Entahlah.. kala memandang kukus jenuh yang mengepul
manja hingga terbirit malu
meninggalkan boiler, aku lihat bayanganmu di sana.
Bayangan syahdu, gemulai,
sendu yang dihiasi dengan senyum continuous yang
meneduhkan, namun di balik
keteduhan itu terdapat cahaya yang sanggup
memancarkan berjoule-joule energi
untuk menggerakkan turbin hatiku.

Tidakkah engkau tahu bahwa fluida di tubuh ini
mengalir turbulen dengan laju
alir linier yang sangat tinggi. Sekonyong-konyong
viskositasnya menurun tajam.
Bahkan friction factor pun tak lagi mempengaruhi
perpindahan massanya. Fenomena
ini sering terjadi tatkala bayang-bayangmu yang
berkedok kukus itu berdifusi
melalui membran-membran sukma yang terbuat dari
polimer polilovin buatan Prof.
Mc Cabe setelah melalui laku ritual di atas puncak
kolom distilasi
berefisiensi Murphree sebesar 70% setinggi 80 m.

Aku sangat menyadari cintapun memerlukan proses
pemurnian, dipilah-pilah
berdasarkan sifat fisik dan kimianya sebelum lebur
ke dalam converter
bertekanan dan bertemperatur tinggi. Tak terkecuali
pula cintaku. Aku masih
sangsi akan kemurnian cintaku padamu dari
impurities-impuriti es lain yang dapat
menimbulkan kerak di dinding hatimu. Aku pun masih
khawatir spesifikasi heat
exchanger yang membantu terselenggaranya cinta itu
masih jauh dari standar TEMA
(Taktik Efisien dalam Menjalin Asmara). Yah
bagaimanapun juga dalam setiap
proses terjadinya cinta selalu melibatkan
perpindahan panas.

Susanna.....
Di malam yang dingin ini, dengan suhu lingkungan
yang mendekati titik beku
aseton, aku masih termenung. Mencoba bercumbu dengan
secangkir kopi yang
diekstrak dengan CO2 superkritik yang menari-nari di
atas screw conveyor masuk
ke dalam lambung, sebuah Reaktor Tangki Ideal
Kontinu di dalam tubuh dengan
katalis asam klorida. Sayang sekali...... aku tak
berminat menghabiskan waktu
mempelajari kinetikanya. Teringat reaktor, tiba-tiba
terbesit kenangan akan
perpaduan dan interaksi antara molekul cintamu dan
cintaku tiga tahun lampau.
Dengan kesetiaan dan kepercayaan sebagai
agitatornya. Kasih sayang sebagai
katalisnya yang akan memperkecil waktu tinggal dan
mempercepat impi

Huaaahhhh... .....cukup lama kita membicarakan cinta,
Sayang. Sudahkah kau mengerti
apa arti cinta setelah sekian lama kau terabsorpsi
ke dalamnya? Cinta itu
laksana pembicaraan LABTEK (OTK), honey. Ketika kau
belum mendapatkannya, kau
akan berbanjir peluh mengejar-ngejar seperti seorang
process engineer
kehilangan valve yang disayanginya. Kau akan
menghabiskan separuh waktumu untuk
mempelajari kelemahan dan kekuatannya. Tak peduli
seperti apa orang
yang akan kau hadapi kelak. Dan selalu kembali
tatkala sepi menyerangmu. Tapi..
setelah kau mendapatkannya, kau akan mendapati bahwa
dirimu begitu tolol dan
bodoh, ternyata memang tidak sesederhana apa yang
engkau bayangkan sebelumnya.

Susanna..... .malam begitu dingin. Kuberharap udara
dingin ini mendatangkan
keuntungan bagi kelangsungan proses kita. Proses
yang butuh beberapa tahap lagi
untuk mencapai keadaan steady state. Dan di luar itu
selalu terdapat
gangguan-gangguan baik yang terukur maupun tidak
terukur. Kita harus selalu
siap dengan metode pengendalian diri yang ampuh guna
mengembalikannya ke jalur
yang kita impikan bersama.
Kemarilah, kasih. Dekaplah aku, marilah kita berbagi
panas asmara, tak peduli
apakah secara konduksi, konveksi ataupun radiasi.
Sebab tanpa pertukaran panas,
aku yakin proses kita akan terhenti sampai di sini.

Yah.. satu hal yang harus kau ingat. Aku memang
cinta diagram fasa, steam
table, butiran packing, evaporator, kolom absorber,
cooling tower, Christy
Geankoplis, Perry, Van Ness, dan....... (biippp..
nama seorang dosen TK). Tapi..... selalu hanya satu
nama
yang selalu tersebut dari bibirku yang gemetar.....
Namamu.....

Kisah Prayitno yang mau Resign

20 Juli 2008


Alkisah ada seorang engineer bernama Prayitno,ST yg bekerja dipabrik manufaktur elektronik Jepang, ni orang baru aja lolos tesperusahaan BUMN yg mengelola gas alam (jelas gede duitnya) dan mauresign, berikut ini perdebatannya dengan manajernya kita singkat aja ya,manajer = M, dan prayitno = P

M = edan kowe yo prayitno, lagi S-2 dah mau resign, dimana moralitykamu?
P = morality saya ikut berlari bersama morality perusahaan, yg nyuruhkaryawannya lembur2 melebihi aturan pemerintah ampe sakit tapi tunjangankesehatan gak full

M = sebenernya mau kmu apa? dimana-mana kerja itu sama. Saya udah menjalani2 company sebelum ini
P = karena kerja dimana2 itu sama, makanya saya gak ragu resign pak,wong sama aja kok, cuma rewardnya yg beda tho.... ya saya pilih ygrewardnya lebih

M = kenapa kmu gak mencoba profesional disini aja, klo alasannya reward,kan nanti karir serta salary kamu juga bakal naik kalo kamu bertahan

P = kenapa saya harus nunggu, klo ada company yg nawarin itu skarang?
M = tapi sayang sekali, saya pandang kmu yg paling berpotensi diantarayg lain

P = bapak udah ngomong gitu ke semua engineer yg resign sebelumsaya
M = tidak, ini serius, kmu memiliki potensi besar, disini kmu bisasukses! daripada kmu memulai lagi dari bawah di company lain yg blumketauan ntar disana kmu bakal sukses ato gak

P = disini juga sama ajasaya blum tau bakal sukses apa gak, wong namanya masa depan kok. Sama2gak ketauan, tapi yg satu awalannya lebih baik, ya pilih yg lebih baikdunk......

M = maksud kmu lebih baik itu apa? money? uang itu bukan segala2nya
P = klo emang begitu ngapain company costdown gaji saya, apa artinya uangsegitu untuk mempertahankan eksistensi engineer

M = Kta kan tidak hanya mengejar uang. Klo orientasi kmu hanya uang, kmuhanya mengejar "live". No difference with kambing, Bekerja hanya untukbertahan hidup, Kmu itu engineer!!!! harus berorientasi pada yg lebihmulia, bekerja untuk berkarya, untuk mengembangkan diri
P = saya pengennya seperti itu, makanya saya resign. Gimana saya mau lepas dariorientasi "live" klo tiap bulan saya harus pusing mikir bayaran kos,pulsa, makan, ngirim ortu, nabung buat merit. Naaaa skarang ada companyyg nawarin itu, salary yg membuat saya tenang, tak berpikir lagi tentang"live exixtency". So, boleh dunk saya ambil untuk menaikkan derajatpekerjaan saya

M = prayitno.... klo kmu ngejar yg lebih baik, gak akan abis2.... selaluada yg lebih baik. saya sudah mengalaminya di 2 company terdahulu
P = emang gak bakal abis pak.... karena itu, ngapain saya abisin disini?mending saya terus2an dapet yg lebih baik ampe brenti karena cape.lagian Bapak juga nyatanya bisa brenti kan ?

M = inilah yg membuat bangsa kta gak maju2. Oportunis. Orang jepang majukarena loyal
P = loyalitas tu kata2 pembenaran buat ngegaji orangdibawah level pendidikannya pak. Betul jepang itu maju. Tapi lihatlah,terjadi ketimpangan karir antara lelaki dan wanita. karena lelakinyagila kerja semua, mereka jarang menemui anaknya, akibatnya istri2 merekaharus mengimbanginya, ngalah keluar dari kerja buat nambal waktu bapakyg hilang untuk anak2nya karena bokapnya lebih cinta kerja daripadamereka.Tanya deh cewek jepang, lelaki jepang tu paling gak romantis. Ce bawatas berat aja dicuekin

M = tapi dimana responsibility kmu?
P = responsibility tu apa pak? perasaan dulu saya pernah punya, pasawal2 masuk disini, tapi kata2 itulah yg dijadikan pembenaran untukmenindas saya. Atas nama responsibility, saya mengorbankan kesehatanuntuk ketepatan schedule launching produk yg jelas2 merupakan percepatanuang masuk ke kantong pemilik saham. Betul, manusia harus punya responsibility. Apa responsibility palingutama? keluarga. Anak dan istri adalah amanah dari Yg Diatas.

M = kmu kurang bersyukur, masih banyak orang yg susah dapet kerjaan
P = saya dah diterima Pak, itu rejeki dari Yg Diatas, Klo gak saya ambil,itu yg namanya gak bersyukur. Yg Diatas itu tau kebutuhan kta.Makanya Dia memberi saya kerjaan baru, mungkin karena kebutuhan sayameningkat. Selain itu, Yg Diatas juga memberi pekerjaan pada satu orangpengangguran yg akan menggantikan posisi saya disini setelah resign

M = EDAN KOWE PRAYITNOOOOO! !!!! kalo gitu aku ikut kamu resign...... ....
P = Ngga bisa pak.... kowe wis tuwo.Cuma bisa ngelamar ke yg sesuaibackground. ...

Aduh Sayang Sekali, Kenapa Yah?

11 Juli 2008



” Sering kali bahkan tanpa kita sadar kata-kata "Aah..", "Aduh", "Sayang sekali", "Kenapa yah?", "Koq aku dapet masalah terus?", dan kalimat-kalimat lainnya yang terkesan "Keluhan" keluar dari bibir kita. Kata-kata ringan tapi punya makna belum bisa menerima apa setulus hati apa yang sedang dialaminya, entah itu ujian dalam bentuk musibah besar atau yang kecil sekalipun.

Satu ketika seorang sahabat bertutur, "Kenapa yah koq akhir-akhir ini berbagai musibah menimpaku? Ditambah lagi teman-teman mulai kurang perhatian padaku dan aduh aku jadi tidak dipercaya. Ada yang bilang kurang perhatianlah, nggak adillah, inilah itulah. Aku jadi bingung. Padahal aku sudah berusaha berbuat apa yang aku bisa. Aku jadi sedih. Kenapa semua berakhir seperti ini?

" Seseorang yang mulanya berniatan mulia, ketika mendapat tekanan-tekanan dari sekelilingnya bisa saja mengeluarkan penuturan seperti di atas. Di satu sisi dia ikhlas menerima apa yang sedang dialaminya, tapi disisi lain ada bisikan-bisikan yang membuatnya menyesali keadaan. Keluh kesah yang terpancar lebih disebabkan karena mengikuti dorongan hawa nafsu, tidak mampu menahan rasa pedih atau emosi batin, kurang bersyukur terhadap nikmat yang begitu banyak dibandingkan bencana yang baru menimpa, atau karena kelemahan iman terhadap qadha dan qadar, sehingga tidak memahami hikmah dibalik bencana tersebut. Kenapa sih mesti ada musibah?

Musibah itu adalah sarana ujian atas prestasi keimanan seseorang. Rasulullah SAW bersabda, "Orang-orang yang paling besar mendapat ujiannya adalah para nabi, kemudian para syuhada, kemudian orang-orang setingkat dengannya." Disamping itu, musibah merupakan sarana untuk mengukur kebenaran iman. Alloh menurunkan musibah agar kita benar-benar bisa mengukur apakah benar kita beriman atau tidak? atau bisa jadi musibah diturunkan sebagai azab atas kemaksiatan dan kekufuran agar kita menjadi jera. Bukankah diturunkannya azab di dunia lebih baik dari pada di akhirat kelak? Agar kita lebih dulu menyadari kesalahan dan dosa-dosa kita. Subhanalloh betapa cintanya Alloh pada orang-orang yang mendapat musibah dan berhasil memupuk kesabaran atas dirinya.

Alloh berfirman dalam surat Ar-Rum:41, "Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, supaya Alloh merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar." Kunci utama dari pemecahan masalah ini adalah sabar, yaitu menahan diri dari keluh kesah, amarah, apalagi dari harapan mendapat belas kasihan dari orang lain. Rasulullah SAW bersabda, "Sabar itu tatkala menghadapi ujian musibah yang pertama." Karena pada saat-saat itulah Alloh menguji iman seseorang, apakah dia berhasil melawannya dengan mengembalikan segala urusannya pada Alloh dan memendam emosinya dalam-dalam, atau malah semakin larut dalam duka yang berkepanjangan hingga selalu merasa gelisah.

Apakah bersabar dengan memendam emosi dapat menyelesaikan masalah? Tentu saja belum. Setidaknya dengan memendam emosi, ada perasaan tenang di hati kita. Ketika perasaan tentram itu datang, akan ringanlah bagi kita untuk berpikir jernih. Ketika ujian kesabaran telah kita lewati, selanjutnya kita harus mencek dan ricek kembali apa hakikat dari musibah-musibah yang telah kita alami. Mari kita telaah setiap permasalahan / musibah yang sedang kita hadapi, agar kita terbebas dari penyakit keluh kesah, dengan:
  1. Menjauhi semua penyebab timbulnya penyakit keluh kesah.

  2. Mempelajari akibatnya.

  3. Memahami makna sabar dan seluruh manfaatnya.

  4. Meyakini bahwa cobaan adalah takdir dari Alloh yang terbaik bagi kita, dan kelak akan terbukti hikmahnya.

  5. Menahan emosi semaksimal mungkin sehingga tidak menimbulkan reaksi negatif terhadap tindakan fisik.

  6. Jika masih ada rasa kesal, segera beranjak dari tempat duduk, ambil air wudhu dan baca istighfar sebanyak 3 kali.

  7. Berdoa, "Ya Alloh, selamatkanlah aku dalam musibahku ini, dan semoga engkau menggantinya dengan sesatu yang lebih baik daripada ini."

  8. Selalu bersyukur akan nikmat yang diterima.

Bagaimanapun musibah menuntun kita kejalan yang lebih baik dan lewat musibahlah Alloh mengabulkan do'a yang sering kita panjatkan, "Ya Alloh, tuntunlah kami ke jalan yang benar, jalan yang Engkau ridhoi." Agar kita tergolong orang-orang yang beruntung dikehidupan mendatang. Semoga kita bisa mengganti kata Aduh, Sayang Sekali, Kenapa Yah? dengan kata-kata yang lebih punya makna seperti "Masya Alloh", "Astaghfirullah", dan kata-kata lain yang lebih bisa menentramkan hati kita. Wallahu a'lam bishawab.


(Qudwah, bahan bacaan: Penyakit Hati, Uwes Al-Qorni)

Random Post

Widget edited by Nauraku

Arsip Komentar

Free Image Hosting


 

Top Post

SUARA MERDEKA CYBERNEWS

detikInet